Apa sih kelebihan futures trading ketimbang investasi biasa serta apa pula keunggulan dibandingkan bisnis riil? Ada beberapa nilai plus futures trading dibandingkan investasi:
1. Jangka waktu
Mari ingat kisah pak Syamsul dan pak Sulaiman yang sama-sama membeli rumah seharga 300 juta? Kita sudah hitung-hitung bahwa pak Syamsul baru akan ‘balik modal’ paling cepat dalam 15 tahun. Sedangkan pak Sulaiman? Bisa jadi selang tiga atau enam bulan setelah itu ia berhasil menjual rumahnya seharga 350 juta. Trading menawarkan jangka waktu yang relatif lebih singkat.
2. Likuiditas
Dalam dunia perdagangan berjangka, likuiditas yang dimaksud salah satunya adalah ketersediaan penjual dan pembeli. Kita bisa setiap saat melakukan transaksi. Likuiditas ini bisa sedemikian tingginya karena ternyata pasar finansial (terutama pasar uang) memiliki volume transaksi yang sangat besar (mengenai masalah ini, akan dibicarakan di pembahasan lebih lanjut). Kita tidak perlu menunggu lama untuk bisa mendapatkan penjual atau pembeli.
Di samping itu, kita bisa dengan mudah melakukan pencairan dana kapan saja tanpa harus dibatasi jangka waktu tertentu, dan tanpa penalty atau biaya tambahan lain.
3. Potensi keuntungan
Karena harga yang sangat fluktuatif, maka kita bisa meraih peluang keuntungan yang besar dan dalam waktu yang singkat pula. Bagaimana caranya? Sabar, kita akan membahasnya di pembahasan berikutnya.
4. Kemudahan bertransaksi
Saat ini, teknologi sudah sangat maju. Kita bisa melakukan transaksi dari mana saja dengan bantuan teknologi internet. Untuk melakukan trading, kita akan menggunakan suatu alat bantu yang dinamakan MetaTrader. Untuk mengetahui bagaimana cara menggunakannya, Anda bisa lihat di bagian tutorial platform.
5. Two ways opportunity
Apa artinya? Peluang dua arah? Ya, kita bisa memanfaatkan arah naik maupun turunnya harga untuk menciptakan peluang keuntungan. Topik ini akan kita bahas di chapter selanjutnya.
6. Leverage
Dengan adanya leverage, kita dimungkinkan untuk melakukan transaksi dengan modal yang jauh lebih murah daripada modal sesungguhnya. Topik mengenai leverage ini juga akan kita bahas di chapter selanjutnya.
Lalu bagaimana jika dibandingkan dengan sektor riil? Mari kita lihat tabel berikut:
| Sektor Bisnis | Modal | Tempat Usaha | Fix Cost (gaji karyawan, maintenance,dll) |
| Riil (properti, bengkel, toko, pabrik, dll) | Perlu, 100% dari modal sesungguhnya | Perlu | Ada |
| Futures trading (perdagangan berjangka) | Perlu, mulai dari 0.25% dari modal sesungguhnya (ada leverage) | Tidak diperlukan tempat khusus | Tidak ada |
Dari segi bisnis, perdagangan berjangka ternyata ‘mengeliminasi’ beberapa instrumen yang harus diperhitungkan di bisnis sektor riil. Lebih hemat, bukan?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar